Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mikro (Keterampilan Menjelaskan)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MIKRO

I.        Identitas mata pelajaran
Mata pelajaran             : Pembelajaran mikro
Pokok materi latihan   : Keterampilan dasar mengajar ”menjelaskan”
Dalam mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Pokok Bahasan           : Daur Hidup
Siswa kelas                  : IV MI
Model                          : Peer teaching
Waktu                                     : 15 menit
Praktikan                     : Riska

II.     Kompetensi / Tujuan
1.    Standar kompetensi
Peserta latihan (calon guru maupun para guru) memahami keterampilan menjelaskan sebagai bagian dari keterampilan dasar mengajar yang harus dikuasai oleh guru
2.    Kompetensi dasar
Peserta latihan (calon guru maupun para guru) dapat menerapkan unsur-unsur keterampilan dasar menjelaskan dalam proses pembelajaran membahas pokok bahasan berbicara dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
3.    Indikator
a.    Menggunakan bahasa baku  ketika menjelaskan
b.    Menggunakan kalimat sederhana, jelas, dan mudah dimengerti pada saat menjelaskan
c.    Menjelaskan dengan kejelasan suara dan intonasi  
d.   Membuat contoh atau ilustrasi yang sesuai dengan materi yang dibahas
e.    Penekanan dengan menggunakan variasi stimulus

III.     Materi Pembelajaran
Menurut Raflis Kosasi (1985) menjelaskan merupakan penyajian informasi lisan yang diorganisasikan secara sistematik yang bertujuan untuk menunjukkan hubungan, sebab akibat, atau antara yang diketahui dengan yang belum diketahui sehingga degan mudah dapat dipahami oleh siswa. Pembelajaran yang berkualitas yaitu adanya kemampuan siswa untuk melakukan “trasnfer” atau kemampuan untuk menerapkan konsep-konsep yang telah dikuasainya kedalam bentuk kegiatan lain yang terkait dengan kehidupan sehari-hari.
Keterampilan menjelaskan sangat berhubungan dengan keterampilan mengkomunikasikan. Dalam menjelaskan terdapat dua unsur pokok yang harus dikuasai untuk melaksanakan keterampilan menjelaskan, yaitu :
1.      Keterampilan merencanakan penjelasan
a.       Merencanakan pesan atau materi yang akan dijelaskan
b.      Merencanakan saluran/alat atau media yang digunakan untuk menjelaskan
c.       Merencanakan karakteristik siswa sebagai penerima penjelasan.
2.      Keterampilan melaksanakan penjelasan
a.       Kepasihan berbicara,
b.      Penggunaan bahasa yang baik dan benar,
c.       Susunan kalimat,
d.      Penggunaan istilah yang sesuai dengan perbendaharaan bahasa yang dimiliki siswa.
e.       Penggunaan contoh dan ilustrasi

IV.     Kegiatan Pembelajaran Mikro
1.    Kegiatan awal : Apersepsi ( 3 menit)
a.       Melalui sebuah lagu, guru (praktikan) bersama siswa memulai pembelajaran materi daur hidup.
Telur-telur
Ulat-ulat
Kepompong
Kupu-kupu
Jadi kupu-kupu
b.      Dengan menggunakan kata-kata sederhana, jelas dan mudah dimengerti guru (praktikan) bertanya mengenai isi lagu yang telah dinyanyikan bersama oleh siswa.
“Berdasarkan lagu yang telah kita nyayikan bersama, apakah ada yang bisa menjelaskan isi dari lagu tersebut?”
c.       Guru (praktikan) menyampaikan topik materi pelajaran yang akan dibahas pada pembelajaran
“Jadi anak-anak, kita hari ini akan belajar mengenai daur hidup”
2.    Kegiatan inti : 10 menit
a.    Dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami, guru (praktikan) bertanya kepada siswa mengenai daur hidup.
“Apakah ada yang sudah mengetahui apa itu daur hidup?”
b.    Menggunakan kalimat sederhana, jelas, dan mudah dipahami, guru (praktikan) memberikan penjelasan mengenai apa yang dimaksud daur hidup.
“Daur hidup adalah suatu proses hewan perubahan bentuk tubuh yang dialami oleh makhluk hidup sepanjang hidupnya”
c.    Guru (praktikan) membuat ikhtisar pokok-pokok materi yang akan dibahas.
“Berdasarkan perubahan bentuk tubuhnya, daur hidup hewan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu daur hidup tanpa metamorfosis dan daur hidup mengalami metamorfosis. Kemudian daur hidup yang mengalami metamorfosis dibedakan menjadi 2 jenis yaitu metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna”
d.   Melalui 2 buah gambar (daur hidup kucing dan daur hidup nyamuk), guru (praktikan) menjelaskan mengenai perbedaan jenis daur hidup tanpa metamorfosis dengan daur hidup mengalami metamorfosis.
“Lihatlah gambar-gambar ini, apakah daur hidup kedua hewan ini memiliki perbedaan?”
“Ya benar, kedua hewan ini memiliki daur hidup yang berbeda. Terlihat bahwa kucing berkembang biak dengan melahirkan, kemudian keluarlah bayi kucing dengan bentuk tubuh yang telah memiliki wajah dan badan disertai dengan empat kaki dan ekor. Ketika ia tumbuh, hanya ukuran tubuhnya saja yang bertambah besar namun bentuk tubuhnya tidak berubah. Sedangkan nyamuk berkembang biak dengan bertelur, namun ketika telur itu menetas yang keluar bukanlah seekor nyamuk, melainkan jentik-jentik nyamuk. Selanjutnya jentik-jentik tersebut berubah menjadi pupa, yang pada akhirnya dari pupa tersebut keluarlah seekor nyamuk”
“Nah, dari penjelasan yang telah Ibu sampaikan. Adakah yang bisa mengkategorikan, manakah hewan yang termasuk kedalam jenis daur hidup tanpa metamorfosis dan hewan yang termasuk kedalam jenis daur hidup mengalami metamorfosis?”
“Ya, benar. Kucing termasuk kedalam jenis daur hidup tanpa metamorfosis sedangkan nyamuk termasuk kedalam jenis daur hidup mengalami metamorfosis. Sehingga dapat diambil pengertian bahwa
e.    ilustrasi dan contoh yang sesuai dengan materi yang dibahas guru (praktikan) mengidentifikasi hobi atau kegemaran yang dmiliki oleh setiap siswa
f.     Membuat ikhtisar pkok-pokok materi (keterampilan berbicara)
g.    Memberikan penekanan melalui variasi suara untuk menunjukan mater-materi pokok yang dianggap penting atau mendasar.
3.    Kegiatan akhir (penutup) : 2 menit
a.    Dengan bahasa yang sederhana guru membimbing siswa menyimpulkan mengenai materi yang telah dipelajari

V.     Alat, Media, dan Sumber Rujukan
1.    Alat Pembelajaran : Papan tulis dan spidol
2.    Media pembelajaran : Gambar metamorfosis hewan
3.    Metode : Ceramah dan Demontrasi
4.    Sumber rujukan :

VI.     Evaluasi
1.    Prosedur     : Evaluasi proses
2.    Bentuk tes : Tindakan/perbuatan/penampilan
3.    Alat tes       : Observasi/pengamatan
4.    Butir-butir pedoman pengamatan keterampilan menjelaskan


















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Matematika

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mikro (Variasi Stimulus dan Bertanya Lanjut)